Kamis, 18 Desember 2014

IBUKU KEBANGGAANKU



IBUKU KEBANGGAANKU
( Fitri Erliyanti)
Ibu...
Kau lah kebanggaan dihatiku
Sampai kapan-pun
Kau akan menjadi sosok yang paling ku hormati dan ku banggakan
Karena dari engkau lah kehidupan bermula
Ibu
Kau mengandung ku selama sembilan bulan
Kau mempertaruhkan nyawamu
Ketika kau melahirkan ku
Kau mempertaruhkan nyawamu
Ketika membesarkan dan mengutamakan Kebaikan untuk kehidupan ku
Ibu
Kau adalah satu-satunya sosok yang mungkin rela memberikan apa saja untukku
Ibu, Aku bangga atas kemuliaan mu
Mungkin. Aku tak bisa membalas jasa-jasa mu selama ini
Mungkin. Aku selalu mengecewakanmu dan selalu membuat mu sedih
Tapi.......
Ibu. Kau lah kebanggan didalam hatiku

  KAULAH IBUKU

Ibu ku sayang
Kaulah yang selalu mengerti akan hidupku
Kaulah yang tak pernah letih menasehatiku
Kaulah yang tak pernah lelah tuk menjagaku
Kaulah yang selalu menemaniku

Kaulah Ibuku
Tanpa engkau aku merasa hampa hidup di dunia 
Tanpa engkau aku bukanlah apa-apa

Aku hanyalah seorang manusia lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagiku
Walaupun engkau selalu memarahiku
Ibu..... Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduli denganku

Ya Allah,,
Berikanlah kesehatan pada ibuku
Panjangkanah umurnya
Aku ingin membahagiakannya
Sebelum aku tiada

Terimakasih Ibu
Atas apa yang telah kau berikan padaku
Aku akan selalu menyanyangimu ibu
semua karena kau ibu

  TAKKAN TERLUPAKAN

Ibu...
kau membingbingku sampai aku dewasa
kau begitu baik padaku walaupun aku sering tak mendengar perkataanmu
Ibu....
kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
ibu...
kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan

Ibu...
maafkan semua kesalahan ku
terimakasih atas jasa-jasamu
tunggulah kepulanganku ibu
aku sangat ingin memeluk dan mencium ibu
aku sangat rindu denganmu ibu
 TANGISAN MATA BUNDA

Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku

Bukan setumpuk Emas yang kau harapkan dalam kesuksesan ku
bukan gulungan uang yangg kau minta dalam keberhasilan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

Dan yang selalu kau berkata pada ku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar